https://journals.teknologiolahraga.id/index.php/paste/issue/feed Journal of Public Engagement in Applied Science, Technology, and Education 2026-07-15T09:11:56+07:00 Dr. Yasep Setiakarnawijaya. M.Kes Yasep.s@unj.ac.id Open Journal Systems <table style="margin-bottom: 10px;" border="0" width="100%" cellspacing="0" cellpadding="4"> <tbody> <tr valign="top"><!-- COVER --> <td style="padding-right: 15px;" valign="top" width="200"><img style="display: block; margin: 0;" src="https://journals.teknologiolahraga.id/public/site/images/adminojs/cover-journal-pest--1.jpg" alt="JHSPE Cover" width="1414" height="2000" /></td> <!-- INFO TABEL --> <td valign="top"> <table width="100%" cellspacing="0" cellpadding="4"> <tbody> <tr> <td width="25%"><strong>Journal title</strong></td> <td>: Journal of Public Engagement in Applied Science, Technology, and Education</td> </tr> <tr> <td><strong>Initials</strong></td> <td>: J-PASTE</td> </tr> <tr> <td><strong>Editor in Chief</strong></td> <td>: Dr. Yasep Setiakarnawijaya. M.Kes</td> </tr> <tr> <td><strong>Frequency</strong></td> <td>: Biannually (June and December )</td> </tr> <tr> <td><strong>ISSN (online)</strong></td> <td>: XXXX-XXXX</td> </tr> <tr> <td><strong>Publisher</strong></td> <td>: PT Teknologi Olahraga Indonesia</td> </tr> </tbody> </table> </td> </tr> </tbody> </table> <p><!-- DESCRIPTION --></p> <div id="content"> <div id="journalDescription" style="text-align: justify; line-height: 1.7; margin-top: 10px;"> <p><strong data-start="456" data-end="530">Journal of Public Engagement in Applied Science, Technology, and Education (J-PASTE)</strong> is a national peer-reviewed journal dedicated to disseminating the outcomes of <strong data-start="616" data-end="661">community service and engagement programs,</strong> J-PASTE (Journal of Public Engagement in Applied Science, Technology, and Education) is an international, peer-reviewed, open-access journal dedicated to publishing high-quality articles on community engagement and community service activities that leverage science, technology, engineering, and education to address real-world societal challenges.</p> <p><strong data-start="127" data-end="138">J-PASTE</strong> is an international peer-reviewed journal dedicated to publishing high-quality articles on community engagement and service activities that apply science, technology, engineering, and innovation to address societal challenges. The journal emphasizes the implementation, dissemination, and evaluation of technology-based solutions that contribute to sustainable community development, capacity building, and public empowerment.</p> <p><a href="https://journals.teknologiolahraga.id/index.php/paste/about/submissions" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://journals.teknologiolahraga.id/public/site/images/yulingga/200.png" alt="" width="200" height="61" /></a> <a href="https://api.whatsapp.com/send?phone=6281774153255&amp;text=Hello%20I%20ask%20about%20Journal%20of%20Physical%20Activity%20and%20Sport%20Technology%20Engagement" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://journals.teknologiolahraga.id/public/site/images/yulingga/aaaaa1.png" alt="" width="230" height="64" /></a></p> </div> </div> https://journals.teknologiolahraga.id/index.php/paste/article/view/20 Penyusunan basis data profil kondisi fisik guru PJOK Kabupaten Cianjur sebagai strategi peningkatan kebugaran jasmani 2026-07-08T03:49:19+07:00 Ervan Kastrena Ervan Kastrena ervankastrena@unsur.ac.id Taopik Rocham Taopikrochman@unsur.ac.id Eneng Fitri Amalia Fitri_amalia@unsur.ac.id <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyusun basis data profil kondisi fisik Guru PJOK Kabupaten Cianjur sebagai strategi peningkatan kebugaran jasmani. Latar belakang kegiatan berangkat dari fenomena guru PJOK yang kurang memperhatikan kondisi fisiknya, sedangkan kebugaran jasmani guru mencerminkan kinerja sekaligus menjadi teladan bagi siswa. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara tatap muka pada 23 Oktober 2025 melalui kolaborasi antara Disdikpora Kabupaten Cianjur, Universitas Suryakancana, dan IGORNAS Kabupaten Cianjur. Tahapan kegiatan meliputi seminar tentang pentingnya kebugaran jasmani dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, pelaksanaan tes kebugaran jasmani, penginputan data ke dalam website <em>PJOK Bugar</em>, serta evaluasi kinerja guru. Data hasil tes diolah secara kuantitatif oleh sistem sehingga menghasilkan informasi tingkat kebugaran guru secara objektif. Manfaat kegiatan ini adalah guru dapat mengetahui kondisi fisiknya, sementara Disdikpora memperoleh sarana evaluasi dan pengawasan berbasis teknologi. Temuan ini menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pendidikan untuk mendukung peningkatan kinerja guru PJOK.</p> 2026-07-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Ervan Kastrena Ervan Kastrena , Taopik Rocham, Eneng Fitri Amalia https://journals.teknologiolahraga.id/index.php/paste/article/view/30 Hibridasi gamifikasi non-digital dan modifikasi permainan untuk meningkatkan kompetensi pedagogis guru PJOK sekolah dasar 2026-07-08T04:16:58+07:00 Kana Setadi ajikhana1988@gmail.com Nurholidin nurholidin1990@gmail.com nurholidin1990@gmail.com Abiasa Hervianawan arjunayassin@gmail.com <p style="font-weight: 400;">Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah dasar kerap menghadapi rendahnya motivasi dan partisipasi aktif peserta didik akibat dominasi metode konvensional yang kaku dan berorientasi prestasi. Pengabdian kepada masyarakat ini mengevaluasi dampak workshop terstruktur 16 Jam Pelajaran (JP) bertajuk “Level Up Guru PJOK: Kelas Aktif, Fun, dan Bermakna dengan Gamifikasi &amp; Modifikasi Permainan” bagi Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kecamatan Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. Intervensi mengatasi kesenjangan (GAP) metodologis melalui hibridasi low-tech gamification dan modifikasi permainan berbasis hambatan yang diselaraskan dengan kerangka Meaningful Physical Education (MPE) dan Self-Determination Theory (SDT). Menggunakan desain kuasi-eksperimen satu kelompok pra–pascates pada 35 guru, kompetensi pedagogis diukur melalui rubrik portofolio modul ajar dan skala self-efficacy tervalidasi. Uji-t berpasangan menunjukkan peningkatan signifikan pada keempat domain kompetensi (p &lt; 0,001), tertinggi pada desain gamifikasi non-digital (+98,12%). Secara kualitatif, guru berhasil menyusun model pembelajaran inklusif KASVOL (Kasti-Voli) bernuansa gamifikasi fisik.</p> 2026-07-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Kana Setadi, Nurholidin nurholidin1990@gmail.com, Abiasa Hervianawan https://journals.teknologiolahraga.id/index.php/paste/article/view/32 Peningkatan Kompetensi Guru PJOK melalui Pelatihan Implementasi Pengukuran Antropometri Berbasis SIORDIK di Kabupaten Sukabumi 2026-07-08T22:19:54+07:00 Muhamad Novi novisupriatno@gmail.com Roruswandi roruzh1.di@gmail.com <p><strong>Abstrak.</strong> Pengukuran antropometri merupakan komponen krusial dalam Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) untuk memantau pertumbuhan fisik, status gizi, serta mengidentifikasi bakat olahraga siswa sejak usia dini melalui program Sistem Informasi Olahraga Pendidikan (SIORDIK) Kemenpora dalam mendukung Desain Besar Keolahragaan Nasional (DBON). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkan kompetensi kognitif serta kesiapan teknis guru PJOK di Kabupaten Sukabumi dalam mengimplementasikan pengukuran antropometri dasar. Menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), program ini melibatkan bimbingan teknis teoretis mendalam dan lokakarya praktik langsung. Partisipan kegiatan berjumlah 746 guru PJOK yang mencakup seluruh jenjang pendidikan di Kabupaten Sukabumi (447 guru SD/MI, 175 guru SMP/MTs, 119 guru SMA/SMK/MA, 4 guru SLB, dan 1 guru jenjang lainnya). Evaluasi efektivitas dilakukan menggunakan analisis deskriptif-inferensial terhadap instrumen pre-test dan post-test kognitif objektif berskala nasional. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kompetensi teoretis yang sangat signifikan, di mana rerata skor total meningkat dari 83,75 pada pre-test menjadi 94,98 pada post-test. Pelatihan ini berhasil menyamakan persepsi teknis, mereduksi miskonsepsi parameter fungsional seperti rentang lengan (meningkat dari 71,58% menjadi 92,75%), serta mengatasi gap pemahaman target kuantitatif nasional SIORDIK (meningkat dari 45,84% menjadi 84,62%). Hal ini meletakkan fondasi pangkalan data kebugaran nasional yang andal di tingkat daerah.</p> 2026-07-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Muhamad Novi, Roruswandi https://journals.teknologiolahraga.id/index.php/paste/article/view/33 Memberdayakan kesehatan dan kesejahteraan pribadi melalui olahraga bagi kaum muda di Cianjur, Jawa Barat 2026-06-19T23:04:50+07:00 Ela Yuliana ela_yuliana@unj.ac.id Muhammad Zulqarnain Bin Mohd Nasir Zul88@Uitm.edu.id <p>Ketidakaktifan fisik remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus-menerus dan masalah keterlibatan masyarakat yang relevan di Cianjur, Jawa Barat. Naskah ini menyajikan draf program pengabdian masyarakat yang dirancang untuk memberdayakan kaum muda melalui pendidikan kesehatan dan kesejahteraan pribadi berbasis olahraga yang didukung oleh pemantauan digital sederhana. Program ini mengintegrasikan penilaian kebutuhan, sesi olahraga partisipatif, literasi kebugaran dan kesejahteraan dasar, dukungan teman sebaya, dan buku catatan aktivitas digital yang dapat diimplementasikan oleh sekolah, organisasi pemuda, dan klub olahraga lokal. Metode implementasi terdiri dari persiapan kemitraan, penilaian baseline, tiga modul pelatihan inti, praktik olahraga terpandu, pemantauan, dan evaluasi pasca program. Hasil yang diinginkan adalah peningkatan pengetahuan tentang pedoman aktivitas fisik, motivasi yang lebih tinggi untuk aktif, partisipasi olahraga yang lebih aman, peningkatan manajemen diri perilaku kesehatan, dan pembentukan duta kesehatan pemuda. Artikel ini juga menyediakan indikator evaluasi yang dapat diedit sehingga data lapangan aktual dapat disisipkan sebelum pengajuan jurnal. Program ini selaras dengan pemberdayaan masyarakat, keterlibatan teknologi olahraga, dan prinsip promosi kesehatan. Hal ini diharapkan dapat mendukung partisipasi pemuda yang berkelanjutan dalam aktivitas fisik sekaligus memperkuat kolaborasi lokal antara institusi pendidikan tinggi, sekolah, praktisi olahraga, dan pemangku kepentingan masyarakat di Cianjur.</p> 2026-07-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Ela Yuliana https://journals.teknologiolahraga.id/index.php/paste/article/view/31 Membangun Pola Hidup Sehat Warga Desa Mande Melalui Olahraga Bulu Tangkis 2026-07-15T08:15:20+07:00 Vina Nurviyani vinanurviyani19@gmail.com Ryan Maulana Ryanmaulana@gmail.com Jauhar Helmie Jauhar_helmie@unsur.ac.id <p style="font-weight: 400;">Memiliki pola hidup sehat sangat penting bagi warga desa untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Namun, tidak semua warga desa menyadari hal ini. Hal ini sejalan dengan hasil analisis kebutuhan di Desa Mande yang menunjukkan banyak warga desa yang memiliki kesadaran yang minim tentang pentingnya menjalani pola hidup sehat. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan kegiatan sosialisasi membangun pola hidup sehat melalui olahraga bulu tangkis bagi warga desa Mande. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada warga desa Mande tentang pentingnya memliki pola hidup sehat melalui bulu tangkis supaya mereka memliki kesehatan yang lebih baik. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga fase: 1) persiapan sosialisasi, 2) pelaksanaan sosialisasi, dan 3) evaluasi sosialisasi. Pada fase pelaksanaan sosialisasi, kegiatan sosialiasi tersebut dilakukan melalui dua sesi, yakni a) sesi diskusi dan berbagi informasi tentang pembiasaan pola hidup sehat dan b) sesi praktek olahraga bulu tangkis. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap Senin dan Kamis sore di balai desa Mande yang dihadiri 30 warga desa Mande yang berusia 15-40 tahun. Merujuk pada data yang diperoleh dari observasi dan wawancara, hasilnya menunjukkan bahwa 77% atau 23 warga desa Mande yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pembiasaan pola hidup sehat, serta kesadaran yang lebih tinggi tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga bulu tangkis untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Hal tersebut tercermin dari niat baik mereka bersedia untuk terus berolahraga bulu tangkis secara lebih intensif untuk menjaga kesehatan dan memiliki kehidupan yang lebih baik. Sedangkan untuk 23% lainnya membutuhkan kegiatan sosialisasi lanjutan.</p> 2026-07-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Vina Nurviyani Ryanmaulana Jauhar Helmie